nuzz

Spencer’s Hometown is Del Mar CA, Stance is Goofy, Age is 21, He is currently Am

 His Sponsors are Armourdillo, Birdhouse (flow), Theeve (flow), Mishkay (flow).

nuzzi2

Spencer has the caraziest syle I have seen in skateboarding. He can do things that people don’t even think about. He is also a really good skateboarder and will go far in it too. People that know him say he is a fun guy to be around and is a funny dude. He is a all around skater wivh means he can skate anything he pleases. Spencer can go really far in his career if he tries har enough.



DayOfBirth: 22/09/1990
Nationality: Brazilian
Hometown: Porto Alegre, Brazil
Sponsors: Nike Skateboarding, Flip skateboards, Independent trucks, Sidecut Wheels, MOB Grip.


This Brazilian wunderkind blasted onto the scene with consecutive Tampa Am wins and an unapologetically brilliant dĂ©but video part. With an advanced technicality matched with next-level consistency, Luan’s ascension to the professional level proved a mere formality as his knack for linking NBDs in unbelievable lines had been turning heads ever since he stepped off the plane. Luan represents the new generation of pros who can do the hardest tricks with clean precision and translate the tech to big sets of stairs and rails.
Luan's ability remains without limitations as he continues to navigate uncharted territory.



Competition Highlights:
2014: X-Games silver (Street).
2013: 1st Tampa Pro.
2011: X-Games silver (Street).
2009: 1st Tampa Am.
2008: 1st Tampa Am.


LUAN OLIVEIRA.
POPULIST NOMINEE





nih berhubung gue kurang postingan sama guru gue yaitu Pa Ahmad Royani yang , guru tertampan di bento , kece , keren lah pokoknyaa ....oiyaa cerita dulu bentar masa nilai ulangan TIK gue 90 gapercaya kan lo ? seterah dah , pandu parah gilaa sumpah bau ish-__- males gue mana gw sebangku lagi sama diaaaa tapi gapapa lah...udeh dulu yeaaaa{} :************** see you ....

gilaa kn ??  see youuu bawuuuu :*****{} PanduAlwaysInMyHeart :**{} bauuuuYEAH !


Kendaraan Di Surga
Tiga pria meninggal dan masuk surga.
Di surga mempunyai peraturan bahwa setiap orang baik jahat maupun orang baik akan mendapat kendaraan yang pantas dengan perbuatannya.
Lelaki pertama tiba dan malaikat bertanya, “Berapa tahun kamu menikah?”
Jawab lelaki pertama, “20 tahun.”
“Berapa kali kamu mengkhianati istrimu?”
Jawab lelaki pertama, “5 kali.”
“Baiklah,” jawab sang malaikat, “Kamu boleh masuk tapi hanya mendapat Kijang.”
Lelaki pertama pun berlalu dengan Kijangnya.
Berikutnya adalah lelaki kedua. “Berapa tahun kamu menikah?”
Jawab lelaki kedua, “30 tahun.”
“Berapa kali kamu mengkhianati istrimu?”
“2 kali.”
“Lumayan… Kamu pantas mendapatkan BMW.”
Tibalah kini lelaki ketiga dan malaikat pun mengajukan pertanyaan yang sama yang dijawab si lelaki ketiga, “50 tahun.”
“Berapa kali kamu mengkhianati istrimu?”
“Tidak pernah.”
“Luar biasa! Ini kunci untuk Ferrari.”
Suatu hari, tatkala lelaki pertama dan kedua tadi tengah mengendarai
mobilnya, mereka melihat lelaki ketiga duduk di tepi jalan sambil menangis.
Mereka menghampirinya dan bertanya “Ngapain kamu nangis? Ga’ puas sama Ferrari?”
Jawab lelaki ketiga sambil mengusap air matanya, “Tadi aku berpapasan dengan istriku yang sedang naik sepeda…”
Teka-Teki Anak Yatim
Faqih: Eh… Bet! Mana kalimat yang benar?
A. Anak Yatim itu dipukuli ayahnya.
B. Anak yatim itu dipukulkan ayahnya.
Albert: Pasti . . . Anak yatim itu dipukuli ayahnya dong!!!
Faqih: Salah.
Albert: Apaan dong!!!
Faqih: Nggak ada yang bener, anak yatim mana punya ayah…
Albert: ………. :?
Dokter Selingkuh
Ngga tahan beban emosional, sahabat Rendi yang DOKTER itu curhat:
“Ren, bagaimana ya menghilangkan kebiasaan selingkuh dengan para pasienku? Aku telah langgar sumpah dokterku!”
Rendi coba menghibur: “Sudahlah. Normal pria selingkuh dengan wanita. Apalagi kau belum menikah.”
Dokter makin murung: ” Tapi Ren, aku ini kan dokter hewan?”
Rendi : …….. :(
Si Yahudi
Di stasiun kereta Jatinegara ada 2 orang Inggris dan 2 orang Yahudi sedang antre tiket ke Bandung. Si Inggris memperhatikan si Yahudi membeli tiket, mereka heran karena Yahudi itu hanya membeli hanya 1 tiket. Saat mereka naik ke dalam kereta, ternyata duduknya berdekatan.
Setelah kereta jalan dan petugas datang untuk memeriksa tiket, kedua Yahudi itu bergegas masuk ke dalam toilet. Saat petugas menggedor pintu toilet untuk memeriksa tiket, pintu dibuka dan tampak tangan yang menjulurkan tiket kereta. ” Oh, begitu rupanya cara untuk mengakali tiket kereta, ” pikir si Inggris.
Pada perjalanan balik dari Bandung, si Inggris kebetulan bertemu lagi dengan si Yahudi. Si Inggris bertekad mempraktekkan cara si Yahudi dengan hanya membeli 1 tiket. Eh, ternyata si Yahudi tidak membeli tiket sama sekali. Si Inggris heran : ” Akal-akalan apa lagi ini?”
Cerita yang sama, petugas datang memeriksa tiket, lalu si Inggris berdua bergegas masuk ke dalam toilet. Si Yahudi langsung bangkit dan Mengetuk pintu toilet. Si Inggris mengangsurkan tiket dari balik pintu. Si Yahudi mengambil tiket Si Inggris dan dengan tenang menuju ke toilet yang lain.
Kakek Jangan Sedih
Seorang kakek bercerita ama cucunya tentang kisah penjajahan Belanda tempo doeloe. Di tengah asiknya bercerita tiba tiba si kakek menangis tersedu-sedu di iringi dengan rintihan yang memilukan.
Merasa terbawa suasana cucunya angkat bicara “Sudahlah kek, memang tempo doeloe itu sangat menyedihkan tapi kan sekarang kita udah merdeka…”
Dengan nada agak menyedihkan si kakek menjawab “Cu, bukannya kakek sedih krn tempo doeloe, tapi BIJI KAKEK TERJEPIT DI KURSI ROTAN INI.”
Kita tau sob,idup ini udah susah ngapain dibikin susah ya gak???. Memang bukan hidup namanya kalo gak ada masalah,tapi permasalahan yang ada itu bukan lantas kita pikirkan namun,dicari solusinya ya gak???.. Kaarena ane yakin setiap masalah pasti ada jalan keluarnya,tinggal gimana kita pinter-pinter menyikapinya dan mencari solusi jitu. Salah satu tips mengobati perasaan sobat yang sedang dilanda galau atau badmood,atau bt dan sebagainya, mungkin cerita lucu yang dijamin ngakak abis ini bisa menjadi salah satu alternatif ya,semoga saja :).
Baiklah ini dia beberapa list Cerita lucu gokil abis dijamin ngakak hehhehehehe,selamat membaca dan menikmati,semoga sobat semua terhibur :)


6 org pesan minuman di Cafe.
0rg Bugis.: Krating 'Daeng'.
0rg Manado:Extra 'Jo'.
0rg Buton.:'La' Segar.
0rg Papua.: 'Ale-ale'.
0rg Jawa.: Mari 'MAS'.
0rg Ambon bingung karna smua pesan minuman dgn Ciri khas 
daerah masing2.Karena nggak mau kalah dia teriak..'Beta' Din...
====================================================

Ada sepasang suami istri dan pada waktu itu suaminya sedang 
rapat di luar negeri lalu sang istri ingin pergi ke 
pernikahaan temanya, ia ingin memakai perhiasan tetapi 
perhiasan itu disimpan diatas lemari yang sangat tinggi, 
setelah perhiasan itu diambil sang suami pulang dan dia menanyakan:
suami: “Siapa yang ambil perhiasaan itu?”
istri: “Saya,bang”
Suami: “Bagaimana kamu mengabilnya sedangkan lemari itu tinggi sekali?”
tanya suami dengan nada bingung
istri: “Saya menyuruh si Parto untuk mengendongku”
suami: “Apa ia tidak melihat celana dalammu sewaktu mengendongmu,
kan kamu pakai rok?”
istri: “Tidak, saya yakin ia tidak melihatnya 
karena saya tidak memakainya”.
===================================================

ada 3 anak kecil yang bernama bada,bidi,bodo mereka bermain 
petak umpet dan ternyata yang jadi bodo dia mencari bada dan 
bidi sampai di jalan raya dari arah berlawanan ada sebuah truk.
bodo hampir saja ditabrak truk itu karena tidak ber hati hati 
bodo dimarahi supir truk dengan kata kata
Supir truk:"kamu bodo ya?"
Bodo:"iya pak ada apa tanya tanya nama saya?"
Supir truk:"ooo...pantas namanya gitu apalagi orangnya?"
Bodo:"maksudnya?"
Supir truk:"ahh,bingung terserah lah."
Akhirnya bodo tersenyum dan ada rasa bingung pada supir truk tadi.TAMAT

===================================================
Seorang sopir Kendaraan bis antar jemput orang gila 
menghentikan kendaraannya karena ban nya kempes…
Waktu sedang menukar ban, si supir tidak sengaja menendang 
4 baut ke selokan dan hilang…

Dengan paniknya si supir berteriak :
“yaa ampuuunn…..gimana gue musti pasang satu ban kalo nggak ada baut²nya….”"

Salah satu pasien gila ngomel d
ari dalem bis : “”Bang…copotin aja tuh satu baut 
dari masing² tiga roda yang ada…..ntar kalo ada toko baut,
 tinggal beli deh tuh 4 baut….”"

Si Supir langsung lega : “”Bener juga kata elu…”"
“ƬɑpÎŻ … “
“Kok elu bisa masuk ke rumah sakit Gila sihhh…..”"

Si Pasien langsung jawab :
“”H E L L L O O O, ….”"
“kita ini G I L A tauuuu …..”
bukannya GOBLOK kaya’ elu …”

Pantun suami istri

"Burung pipit
buah kedondong
Pa minta duit
dong..."

Lalu sang suami pun membalas pantun tersebut

"Burung pipit
buah kedondong
Burung papa di Jepit dulu
dong..."

Disambut lagi oleh sang istri

"Burung pipit
buah kedondong
udah dijepit
uangnya dong..."

Eeehh suami bales lagi

"Burung pipit
buah kedondong
jepit lagi dong..."

Di bales lagi sama istrinya

"Burung pipit
buah kedondong
dasar pelit
ntar tu titit dipotong..."

Dgn pe-denya si suami bales lagi

"Burung pipit
buah kedondong
Kalo Titit dipotong ntar
Kamu bengong...". .
Dgn geram istri jwb: "Burung pipit buah kedondong.
Titit dipotong.. cari brondong dong...

Putus Cinta atau Keperawanan Hilang di Hari Valentine

132882028725193592(Terekomendasi) Pacaran pertama ketika saya kuliah pada semester ketiga, buka karena  laki-laki tidak mau  dengan saya. Bukan juga karena orang tua saya melarangnya tetapi karena keinginan saya sendiri. Saya  ingin sekolah yang serius. Kalaupun pacaran saya hanya ingin merasakanya sekali seumur hidup dan dia yang menjadi suami saya kelak. Walau kenyataan berkata lain, saya menemukan kekasih yang lain dan menjadi pendamping hidup yang benar-benar menerima saya apa adanya.
Bisa dikatakan saya tak punya banyak pengalaman bagaimana caranya merayakann hari valentin dengan pacar. Karena hari di tanggal 14 Februari adalah  hari yang sama dan tidak menjadi spesial buat saya. Mendengar cerita seorang sahabat yang memiliki kekasih ia  berkata bahwa saat hari valentin pacarnya memintanya untuk mau berhubungan intim denganya. Alasanya adalah jika teman saya itu benar-benar sayang dan mencintainnya maka ia harus membuktikannya dengan mau menyerahkan keperawanannya. Ancaman yang aneh menurut saya, beruntung teman saya lebih rela putus hubungan  daripada harus menyerahkan keperawanan padanya.
Lain lagi saat saya sudah bekerja disalah satu perusaahaan, kebetulan saya kost didekat tempat kerja saya. Karena saya tidak berani tidur sendiri maka saya meminta putri  ibu kost untuk mau menemani saya tidur. Putri ibu kost itu baru saja lulus SMU dan ia tidak melanjutkan sekolahnya. Kebetulan ia juga bekerja di perusahaan tempat saya bekerja, setiap malam kami sering bercerita. Karena ia merasa dekat maka ia banyak bercerita masalah pribadinya dan saya menganggapnya sebagai adik saya karena usianya yang masih muda.
Terlalu terbuka ia bercerita pada saya sampai ia mengaku bahwa ia pernah melakukan hubungan intim dihari valentin bersama pacarnya. Bukan main terkejutnya saya, saya hanya bisa memberi nasehat padanya untuk tidak melakukanya lagi sebelum ia benar-benar menikah dengan pasanganya. “Saya sempat bertanya kenapa  mau  melakukanya?”, jawabanya sungguh buat saya miris. “Saya kan cinta banget mbak dengan dia, saya takut dia tinggalkan”. katanya. ”Kamu tidak takut hamil?” tanya saya lagi. “gak mikir sampai kesitu mbak.” ucapnya
Ingat kasus teman dan putri ibu kost saya dahulu saya  jadi mikir, dulu saja ada laki-laki yang mau meminta keperawanan pacarnya duh apalagi sekarang. Membayangkannya saya jadi ngeri sendiri, saya jadi ingat bagaimana warnet-warnet, tempat rekreasi serta taman kota dijadikan tempat mesum bagi anak muda yang memiliki pacar. Apakah di hari valentin dimanfaatkan untuk anak-anak muda dan remaja untuk meminta pasanganya membuktikan cinta mereka dengan mau menyerahkan keperawanan pasanganya. Terlalu mudahnya anak-anak muda mengakses film-film porno di internet mungkin itu adalah salah satu yang mendorong prilaku remaja putra dan putri di tanah air berlaku seperti itu.
Jika hal ini terjadi apa yang telah terjadi dengan kita para orangtua, salah kah kita mendidik putra-putri kita atau salahkan pergaulan dan lingkungan mereka. Peran orangtua dan anak  kedua-duanya berpengaruh pada prilaku anak-anak kita. Terlalu sibuk orang tua bekerja membuat tak punya waktu untuk memperhatikan pubersitas anak, akibatnya anak mencari tahu sendiri tanpa bimbingan orang tua. Setelah mereka tahu diam-diam mereka ingin mencobanya karena sifat remaja yang selalu ingin tahu. Sementara itu jika orangtuanya memiliki waktu, anak-anak kesulitan untuk berkomunikasi karena tidak adanya kedekatan emosional antara orangtua dan anaknya. Bisa dibayangkan jika ada masalah dengan anak mereka inginnya menyelesaikan sendiri.  Sementara “Keperawanan” bukan lagi hal yang sakral yang harus dijaga sampai mereka menikah nantinya.
Semoga anak-anak remaja kita di Indonesia mau mengatakan “tidak untuk berhubungan seks pranikah”.  Tidak ada satu orangpun yang bisa memaksa mereka untuk mau berhubungan seks. Jika pacar berkata bahwa “kalau kamu cinta maka kamu mau melakukannya untuk ku” sebaiknya jawablah kembali dengan perkataan ” Jika kamu benar mencintaiku maka kamu mau menunggu” . Katakan itu pada pacar  karena seks bukanlah satu-satunya yang bisa membuktikan bahwa kita benar sayang dan cinta dengan pasangan. Jangan biarkan ia mampu mempengaruhimu,  jika kamu benar-benar berkata “Tidak untuk berhubungan seks pranikah” yakinlah dihari valentine bukanlah hari yang membuatmu suram kelak.
Salam Sya, HCM 2012. 02.10
13288195011396476863


1342960468449153455mukaddimah
Sepasang remaja asyik berpelukan, di keremangan sebuah sudut jalan real state, lampu jalan memanglah telah lama padam di sudut komples perumahan itu. Saat head lamp kendaraan saya, menyorot mereka sekilas, mereka kaget dan melepaskan pelukan. Mereka masih duduk, tak bergeser, mereka grogi dan menindis-nindis tombol handphone-nya, sambil sesekali melirik pasangannya. Saya berlalu begitu saja, mereka pasti merasa aman dan terkendali, beberapa puluh meter saya bergegas kembali.  Benar saja, kedua anak ini melanjutkan aksi pacarannya, malah kembali couple-couple-lan.
Hadir rasa kesal di batinku, sisi lain saya anggap ini kewajiban saya untuk menasehati kedua remaja ini. Sayapun mendekatinya, bertanyalah saya “Apa ko bikin di sini berduaan?” (Ngapain kalian di sini berduaan, red) Yang lelaki menjawab: “Ndakji Om” (Gak kok Om), sedang si putri yang manis itu, menunduk sambil menutupi wajahnya dengan kedua telapak tangannya.
Rekaan psikologiknya; kedua remaja awal ini, pun punya rasa malu namun rasa malu terkalahkan oleh rasa, entah rasa cinta, kangen, saling menginginkan atau terkalahkan oleh gelombang pergaulan peer group (teman sebaya).
Saya sesali model pertanyaan saya serupa itu, pertanyaan itu justru ‘merendahkan’ kedua sejoli itu. Sesalah-salahnya kedua remaja itu, semestinya pertanyaan saya harus selektif. Idealnya, saya awali dengan berbasa-basi seperti: “Maaf ya Dek, apa Adek melihat seseorang yang lewat di jalan ini, berbaju biru, celana jins hitam?”.
Kehadiran saya yang melintas malam itu, cukup mengganggu mereka, sayapun terganggu pikiran. So, saya ganggu mereka, merekapun mengganggu saya. Kedua remaja itu mungkin bergumam: “Ah ini orang tua kayak tak pernah muda saja”. Sayapun bergumam: “Ah ini anak, kayak tidak ingat orangtuanya saja”. Ini bukan sebuah pendidikan yang baik. Saya takkan mengulangi kesalahan ini.
* * *
Benar saja, malam berikutnya saya temukan lagi tiga pasang remaja, kali ini mereka asyik pacaran di depan sebuah rumah tak berpenghuni. Saya menghampiri mereka dengan senyum-senyum, tak menampakkan rasa kesalku, merekapun menerimaku dengan terbuka. Saya bertanya penuh basa-basi yang tak berhubungan dengan aktifitas mereka. Tak satupun ucapanku yang menyinggung mereka. Saya malah minta izin duduk di sekitar mereka. Satu per satu mereka pamit dan berucap: “Mari Om”. Lega rasanya, sebab saya sukses ‘mengusir’ mereka dengan halus.
Parental Lock dan Sex Parenting
Berjibun sudah ajakan kepada para orang tua untuk menjaga putra-putri mereka, seiring dengan itu, remaja-remaja kitapun masihlah memertontonkan aksi-aksi pergaulan yang tidak sehat. Orang tua telah ‘takluk’ dengan sumber ‘belajar’ seksualitas dan erotisasi bernama gadget, internet dan iklan-iklan seks. Celakanya lagi, berapa banyak orang tua gugup dan gagap berkomunikasi dengan baik dengan putra-putrinya perkara seksualitas dan area kesehatan reproduksi.
Orangtua gagal membahasakan keinginannya kepada putra-putrinya, selanjutnya sang anakpun gagal bertanya kepada orangtuanya semisal soal menstruasi dan mimpi basah. Anak-anaknya lebih memilih temannya untuk dijadikan referensi soal yang gampang-gampang susah ini. Orangtua kemungkinan lebih cenderung memilih parental lock, yakni tak boleh begini, tak boleh begitu, itu salah, ini salah….!.
Era berubah, behaviour manusia juga bergerak dengan gesitnya. Gaya komunikasi orang tua dulu, rasa-rasanya tak efektif lagi digunakan untuk ukuran zaman sekarang. Dahulu kala, ayah ibu mengkomunikasikan seputar seksualitas dengan sangat halusnya. Merekapun masih menggunakan bahasa etnik, sekarang sudah berapa juta remaja yang tak fasih berbahasa daerah.
Orang tua dulu berbahasa halus, anak-anakpun telah sukses menangkap pesannya. Misalnya di kampung saya, ibu-ibu berkata kepada anak perempuannya: “Karitutui pangngolomu Nak!”. (Karitutui: jaga, hati-hati. Pangngolo: Bagian depan, bahasa halus dari payudara). Untuk putranya: “Marellauka Nak. Aja’ makkuaro Nak!”. (bahasa halus: kupinta padamu anakku, jangan berzinah). Sebuah gaya komunikasi yang berkesan, menembus di sum-sum kesadaran penuh sang anak.
Penutup
Parental lock menghadirkan kata puluhan “JANGAN”: Jangan buka-buka situs itu!, Jangan lihat gambar-gambar jorok!, Jangan bergaul sembarangan!. Jangan nonton filem begituan!, beserta JANGAN lainnya. Lantas, apa jawaban kita jika remaja-remaja kita balik bertanya: “Kenapa jangan Pak?. Kenapa jangan Buk?”. Mestikah kita menambah kesalahan dengan berkata tegas: “Pokoknya jangan!!!”. Sedangkan anak-anak remaja itu sangat ingin mengetahui mengapa anatomi tubuhnya berubah, mengapa mereka mulai tertarik dengan lawan jenisnya. Haruskah kita ‘locked’ keiingintahuan mereka?. Mestikah kita diamkan yang akhirnya sang anak mencari sendiri jawabannya di luar rumah, atau di habitat lain?.
* * *
Di penghujung artikel ini, saya Muhammad Armand, Kompasianer dari Makassar, dengan kepala tertunduk dan dengan segala kerendahan hati memohon kepada segenap orang tua untuk belajar menyelami kondisi psikologik anak kita dengan cara: memahami penuh bahwa pengetahuan dan informasi pertama tentang seluk beluk seksual, orang tualah yang menjadi referensi pertama. Jangan katakan lagi bahwa urusan pengetahuan tentang seksual, kita serahkan di sekolahnya, toh ada pelajaran biologi di sekolahnya.
Bukankah lebih bijak jika kita sebagai orangtua, bermetamorfosa untuk kuat-kuatan belajar tentang kesehatan reprodukasi?. Sesederhana apapun pengetahuan kita, sangat membantu putra-putri kita dalam memahami makna seksual yang sakral dan suci itu. Izinkalah mereka memperoleh pengetahuan tentang seksualitas dengan segala keterbatasan kita. Jangan ada ucapan: “Saya bisa menjelaskannya tapi tak tahu harus mulai dari mana?”.
Jika demikian, tipsnya cukup mudah: Mulailah menjadi orang tua ‘pemberani’. Berani’ berbicara dan berdialog kepada anak-anak kita. Kelak, jika mereka memiliki anak-anak, merekapun akan terbuka dan menjelaskan kepada anak-anak mereka. Dan anak-anak mereka, tak lain dan tak bukan, toh cucu-cucu kita juga